Harga Telur Masih Ancur, Semangat Pengurus Unit Puyuh BUMDes Tak Pernah Luntur.
Cikaso – Di tengah harga telur puyuh yang masih terpuruk dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, semangat pengurus Unit Usaha Puyuh BUMDes Karya Abadi Desa Cikaso tetap menyala. Kondisi pasar yang kurang bersahabat tidak menjadi alasan untuk berhenti berikhtiar.
Setiap hari, para pengurus tetap menjalankan rutinitas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari memberi pakan, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan ternak, hingga memanen telur. Semua dilakukan demi menjaga produktivitas dan keberlangsungan usaha yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Bagi pengurus BUMDes, tantangan ini merupakan ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran, kerja keras, dan optimisme. Mereka percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil pada waktunya.
"Kondisi harga memang belum berpihak kepada peternak, tetapi kami tidak akan menyerah. Justru keadaan seperti ini menjadi motivasi untuk terus berbenah, meningkatkan efisiensi, dan menjaga kualitas produksi," ujar salah satu pengurus.
Melalui usaha peternakan puyuh ini, BUMDes Karya Abadi tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga berupaya menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kemandirian ekonomi desa, serta menjadi contoh bahwa usaha desa dapat tetap bertahan di tengah berbagai tantangan.
Dengan semangat kebersamaan dan keyakinan kepada Allah SWT, pengurus BUMDes optimistis masa-masa sulit ini akan berlalu. Mereka berharap harga telur segera kembali stabil sehingga usaha peternakan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Harga telur boleh anjlok, tetapi semangat pengurus Unit Puyuh BUMDes Karya Abadi tidak akan pernah luntur. Terus berjuang, terus berikhtiar, dan terus berharap kepada Allah SWT."